Sidang Tilang di Pengadilan Jakarta Selatan (Ampera)

Sip ,,, sesuai dengan judul, tapi tak seperti sidang yang biasa kita bayangkan, ada pengacara, penuntut umum, hakim de el el ,,,,
Tertnyata sidangnya hanya ada hakim dan beberapa petugas panitera, dan ruang sidannya pun dipakai yang paling kecil diantara ruang sidan yang lain,
Okeh dimulai dari si wibi @wiblink(ID Facebook dan Plurk) yang kena tilang karena pelat nomor yang copot tak kunjug dia pasang,
akhirnya gw pun diminta untuk menemani dia sidang dan membantu mengurus semua keperluannya,
yah lumayanlah itung-itung sharing infor buat semua ,.,, bagaimana menghadapi dan melewati sidang karena tilang baik itu kendaraan motor ataupun mobil.
1. Pilih tempat parkir di depan kejaksaaan, jika diampera masuk aja ke dalam, karena yang didepan penuh terus dan cenderung terlalu dempet,
sehingga kadang motor jadi lecet atau tergores,
2. Jika ditawarkan oleh calo di depan kejaksaan (tempat parkir), jangan mau karena harganya jauh dari harga seharusnya, bisa lebih dari 50 rb dah.
3. Cek nama kita di nama calon sidang, kalo nama kita gak ada berarti harus nunggu sampai nama kita keluar, tips: mencarinya masih manual, seperti
kita mencari nama kita di pengumuman spmb dulu waktu kuliah, cari berdasarkan nomor tilang aja, yang ada di lembar tilang, sehingga lebih mudah,
4. Serahkan lembar tilang ke belankang. tapi jangan mau klo langsung diminta duit disitu, bisa lebih mahal 25 ribu.
pada loket tersebut ,,, bilang mau minta nomor ,,, bukan mau bayar,
5. Masuk ruang sidang, santai aja ,,,, klo punya sim paling mahal 25.500 (500 buat bayar perkara) / 1 pasal, klo gak punya sim 55.500 /per satu pasal,
jadi klo banyak pasal ya tinggal kita kali kan saja harganya,
Tapi yang jelas lebih murah klo kita ikuti prosedur yang benar, dan juga mendidik untuk menghilangkan budaya korupsi dari tingkat paling bawah,












Recent Comments